Kesaksian korban teror London yang berhasil selamat


Aksi teror yang terjadi beberapa waktu lalu menggemparkan dunia. Seperti yang diketahui seorang pria mengemudikan mobilnya secara ugal-ugalan di trotoar jembatan Westminster dan menabrak pejalan kaki yang ada. Tidak hanya itu, ia juga sempat menusuk seorang polisi yang berjaga di Gedung parlemen di dekat lokasi itu.

Dalam kejadian itu setidaknya lima orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka. Pelaku sendiri akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan oleh aparat dan meninggal dunia.

Peristiwa mengerikan tersebut meninggalkan trauma untuk sejumlah yang menjadi saksi atau korban, salah satunya seperti yang dirasakan oleh Fransisco Lopes. Pria berusia 26 tahun itu mengaku tengah berada beberapa meter saja dari mobil Hyundai yang dikemudikan pelaku ketika ia tiba-tiba memacu kendaaraanya.

"Saya berada sekitar satu meter dari mobil itu dan tidak bisa lari, mobil itu kemudian menghantam saya hingga terjatuh. Saya melihat sebagian mobil itu sudah rusak dan bagian-bagian itu melukai saya, "ujar Lopes.

Pria warga negara Portugal itu mengatakan situasi saat itu penuh kepanikan. Banyak korban yang berteriak kesakitan dan darah berceceran. "Ketika saya tergeletak, saya melihat orang-orang berteriak histeris dan mengeluh kesakitan, itu saya sangat mengerikan.

Meski mengalami luka cukup parah di bagian kakinya, Lopes bersyukur masih bisa selamat. Meski begitu ia mengaku guncangan secara emosiona.

Sementara itu, pihak kepolisian baru-baru ini mengungkapkan jika pelaku bernama Khalid Masood dan berusia 52 tahun. Kabarnya ia sempat diselidiki sebelumnya atas kekerasan ekstremis.

Komentar

Postingan Populer