Mantan Pebasket NBA Ini Kembali Kunjungi Korut, Diutus Donald Trump?


Mantan bintang basket NBA Dennis Rodman dikabarkan kembali mengunjungi Korea Utara (Korut), Selasa (13/6). Kedatangan atlet berkulit hitam itu diketahui oleh sejumlah awak media ketika ia transit di bandara Beijing.

Kunjungan Rodman ini tak pelak langsung menimbulkan beragam spekulasi. Sebagian pihak menduga jika ia diutus oleh Presiden Amerika Serika  (AS) Donald Trump. Apalagi dalam pernyataannya baru-baru ini mengatakan jika kepergiannya ke Korut akan membuat Trump senang.

"Aku hanya mencoba membuka pintu. Tujuan sebenarnya adalah untuk melihat apakah aku bisa terus membawa olahraga ke Korut, itu adalah hal utama," ujar Rodman. "Aku yakin dia (Trump) akan senang dengan fakta jika aku disini berusaha mencapai apa yang kami berdua butuhkan."

Pihak Kementrian Luar Negeri  AS sendiri baru-baru ini juga telah memberikan penjelasan terkait kepergian Rodman ke Korut. Mereka menegaskan jika itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan pemerintahan dan ia tak mewakili negara.

Rodman sendiri diketahui telah menjalin persahabatan unik dengan pemimpin Korut Kim Jong Un saat mengunjungi negara itu pada 2013 silam. Ia bahkan menyebut pemimpin diktator itu sebagai "pria yang luar biasa".

Kepergian Rodman ke Korut sendiri memang kerap menuai  beragam kontroversi. Ada sejumlah pihak yang menyebut  mantan pemain basket itu telah digunakan sebagai alat propaganda oleh Korut.

Komentar

Postingan Populer