Marawi Filipina Makin Mencekam, Militer Temukan Jasad Warga Sipil Terpenggal
Situasi di Marawi, Filipina semakin mencekam. Kelompok militan Maute yang berafiliasi dengan ISIS disebutkan tak segan menyandera dan memaksa mereka bergabung atau bahkan menjadi budak seks.
Tidak hanya itu, baru-baru ini militer Filipina melaporkan adanya temuan mengerikan di kota yang dikuasi teroris itu. Sebanyak lima jasad warga sipil ditemukan dalam kondisi kepala terpenggal secara mengenaskan.
Lima jasad tersebut adalah bagian dari 17 jenazah yang ditemukan oleh aparat. Sejumlah warga yang berhasil meloloskan diri menyebutkan jika di kota tersebut banyak jenazah yang dibiarkan tergeletak di jalanan.
Kekejaman kelompok Maute ini disebut semakin menjadi-jadi setelah militer Filipina berhasil mengambil alih sejumlah wilayah. Konflik ini sendiri muncul setelah upaya penangkapan seorang komandan militan ISIS di Filipina apda 23 Mei lalu mengalami kegagalan.
Peperangan yang terjadi tersebut setidaknya telah menewaskan lebih dari 300 orang. Baik dari pihak militan, aparat Filipina hingga warga sipil.
Presiden Rodrigo Duterte sendiri sebelumnya telah berjanji akan menumpas milisi yang ada di Marawi. Tidak hanya itu pemerintah Indonesia bahkan sebelumnya juga menyatakan siap mengirimkan pasukan.



Komentar
Posting Komentar