Tak Terima Terus Dituduh Soal Isu Peretasan, Putin 'Salahkan' Hacker Patriotik


Isu peretasan yang dilakukan Rusia dalam Pilpres Amerika Serikat (AS) masih terus menjadi sorotan hingga kini. Hal tersebut rupanya membuat Presiden Rusia, Vladimir Putin meradang.

Baru-baru ini Putin mengatakan jika dugaan Rusia mempengaruhi Pilres AS dan kolusi dengan tim Donald Trump hanyalah "histeria" yang diciptakan. Bahkan ia juga menepis pertemuan anggota kampanye Trump dengan diplomat Rusia Sergey Kislyak terkait dengan isu ini.

"Sudah menjadi tugas duta kami untuk bertemu dengan seseorang. Itu adalah tugasnya, dan karena itu kami mempekerjakannya," ujar Putin. "Lalu? apa yang harus dilakukannya? memukul bar?"

Lebih lanjut, terkait serangan peretasan pada Pilpres AS, Putin mengatakan jika hal tersebut bisa saja dilakukan oleh hacker patriotik Rusia. Namun ia menegaskan jika pemerintahan sama sekali tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam hal tersebut.

Seperti diketahui, Rusia terus menuai kecaman lantaran diduga mengintervensi Pilpres AS dan memenangkan Trump. Bahkan kasus tersebut masih penyelidikan FBI hingga kini.

Komentar

Postingan Populer